Irwan adalah satu diantara tiga jejaka yang berhasil memasuki tahap jenjang pernikahan di acara reality show Pilih-Pilih Mantu (PPM) di ANTV. Irwan merupakan jejaka berusia 38 tahun, paling tua dan dewasa diantara 3 jejaka lain. Irwan berprofesi sebagai konsultan perencana tata ruang kota. Maka tidak mengherankan jika sampai saat ini Irwan belum memilih satu calon mantu (caman) sebagai pendamping hidup. Para ahli perencana memang demikian, memiliki kemampuan analisa yang lebih rumit banding masyarakat umum.
Dari enam caman yang tersisa di Pilih-Pilih Mantu ANTV, sorotan publik kini mengarah kepada Sika dan Endah sebagai caman yang diminati oleh Irwan. Endah dan Sika adalah dua gadis berjilbab yang berhasil merebut perhatian pemirsa televisi di rumah. Hal ini dibuktikan dengan perolehan SMS yang sering menempatkan keduanya pada jajaran Top 3 Polling SMS. Bedanya, Sika sudah memakai jilbab sejak awal ikut serta dalam acara Pilih-Pilih Mantu. Sedangkan Endah baru pakai jilbab setelah mendapat saran dari Mama Irwan.
Sika dan Endah adalah dua orang bersahabat di rumah karantina caman Pilih Pilih Mantu. Pada awal berjalannya acara reality show cari jodoh ini, Sika mengalah untuk ‘memberikan’ jalan bagi Endah agar bisa mendekati Irwan. Sebaliknya, Sika malah menutup hati dari Irwan dan sempat menjalin kedekatan di program Pilih-Pilih Mantu (PPM) selama beberapa minggu dengan Fey. Hubungan Sika dan Fey sekarang putus karena banyaknya konflik yang terjadi di luar dan di dalam rumah karantina.
Kontroversi Kejujuran Hati Sika Kapada Irwan
Keadaan menjadi rumit karena minggu lalu Sika mulai memberanikan diri untuk mengekspresikan suara hatinya. Ternyata selama ini Sika menaruh hati kepada Irwan, namun selama ini juga Sika membohongi kata hatinya dengan menerima cinta Fey. Kejujuran Sika tentang perasaan khususnya kepada Irwan sontak menuai pro dan kontra dari para penghuni rumah karantina, termasuk para mama. Publik pun memberi sebutan kepada Sika sebagai orang muna dan suka merebut pacar sahabat sendiri.
Saya pribadi prihatin dengan keberadaan Sika yang menjadi bahan cemoohan dan ejekan, baik di rumah karantina maupun di live show Malam Penolakan Caman Pilih-Pilih Mantu ANTV. Dian Nitami yang bertindak sebagai juri terus memberondong pertanyaan yang menyudutkan Sika. Sika dianggap tidak tegas, peragu, plin-plan dan memainkan perasaan banyak orang. Untung ada juri Helmy Yahya yang bisa meredam emosi Dian Nitami yang selalu berapi-api terhadap Sika.
Lha siapa suruh masyarakat memperhatikan Sika, toh Sika sendiri yang paling paham isi hatinya. Lagipula dalam hal perjodohan lebih baik wanita menunggu aksi pria. Walau dunia sudah modern, sangat tidak baik bila wanita yang agresif duluan kepada pria. Wanita hendaknya memiliki rasa malu sehingga malu itu menjadi harta yang berguna ketika kelak dia menjadi isteri dan ibu di sebuah rumah tangga. Bisa Anda bayangkan bila wanita kehilangan rasa malunya? Bukan mustahil dia akan nampang kesana kemari ketika hubungan dengan suaminya sedang bermasalah.
Mempertanyakan Keikhlasan Endah Memakai Kerudung
Lain Endah, lain pula Sika. Sejak awal acara Pilih Pilih Mantu berlangsung, Endah telah menyatakan ketertarikannya kepada Irwan. Bahkan demi Irwan dia rela memakai kerudung dan menutup rapat aurat tubuhnya. Masyarakat pun lalu mempertanyakan keikhlasan Endah memakai kerudung. Apakah kerudung itu hanya dijadikan alat untuk menarik simpati Irwan sebagai satu diantara jejaka di PPPM? Atau Endah memang sungguh-sungguh ingin menyandarkan diri pada pola hidup Islami sesuai harapan Irwan?
Saya sendiri salut dengan keputusan Endah yang mendapatkan ‘pencerahan’ sehingga bersedia memakai kerudung selama masa karantina PPM. Dengan aurat yang tertutup tentu saja memberi label yang berbeda bagi para caman di rumah karantina. Setiap ucapan dan tindakan akan mendapat sorotan lebih di mata masyarakat karena berhubungan dengan nilai-nilai agama. Dan saya pikir Endah sudah cukup berhasil memainkan peran sebagai wanita muslimah yang tidak emosional dan arogan.
Sejauh ini Endah telah menunjukkan perjuangan pantang menyerah untuk mendapatkan cinta Irwan di PPM. Dan kini keputusan berada di tangan Irwan untuk memilih satu caman diantara Sika dan Endah. Pernyataan menarik dari Irwan adalah jauh-jauh hari dia tahu Sika satu saat akan berkata jujur kepadanya mengenai isi hati Sika. Dan itu sudah terjadi minggu lalu. Setidaknya hal ini membuktikan bahwa antara Sika dan Irwan telah tumbuh chemistry atau ikatan batin.
Patut kita tunggu, apakah Irwan akan berkata jujur sesuai isi hatinya dan memilih Sika sebagai calon pendamping hidup? Apakah posisi Irwan sebagai Pangeran Cinta akan menguntungkan Sika? Ataukah Irwan akan memilih Endah sebagai imbal balik atas perjuangannya selama ini untuk mendapatkan cintanya?
Jangan lupakan juga restu Mama Irwan yang berperan penting dalam ajang cari jodoh di Pilih Pilih Mantu ini. Bagaimanapun, perjodohan yang sempurna adalah mendapat restu kedua orang tua. Bola panas bergulir di tangan Irwan. Ayo Irwan, tentukan pilihanmu!













