Hobi mengumpulkan perangko bekas merupakan hobi yang unik dan tidak semua orang menyukai. Kegemaran koleksi perangko ini disebut juga dengan filateli. Para filatelis (orang yang memiliki hobi mengumpulkan perangko) mendapatkan perangko melalui beragam cara. Misalnya, membeli di kantor pos, tukar menukar perangko dengan sesama kolektor, hingga mengunjungi stand pedagang perangko di mall atau pameran perangko. Informasi filateli antar kolektor berguna dalam hal berburu perangko bekas.
Koleksi perangko bekas membutuhkan kesabaran dan ketelitian. Dua hal tersebut dibutuhkan dalam hal merawat benda berukuran kecil. Kalau pandangan mata tidak awas, bisa-bisa Anda cepat menyerah. Perawatan perangko meliputi pemisahan kertas yang menempel di belakang perangko dengan media perendaman air, pengeringan perangko, memberi laminating perangko, sampai akhirnya menata perangko bekas ke dalam album perangko sesuai aturan yang berlaku.
Memangnya ada aturan menata perangko bekas? Ada dong. Dunia filateli itu menarik sekali. Menata koleksi perangko bekas bisa dilakukan menurut kategori negara penerbit, tema gambar perangko, hingga gradiasi warna perangko.
- Menurut negara penerbit, perangko kuno bisa dibedakan dengan kategori Indonesia, Malaysia, Belanda, Australia, China, Arab Saudi, Amerika Serikat dan lain-lain.
- Menurut topik gambar, perangko bekas bisa diklasifikasikan menjadi perangko WWF, perangko seri cerita rakyat, perangko pemandangan alam, perangko sains teknologi, perangko tokoh terkenal, perangko event tertentu dan lain-lain.
- Menurut gradiasi warna, koleksi perangko ditata dengan jiwa seni. Perangko warna merah secara berangsur-angsur ditata mendekati perangko warna kuning. Hal ini sifatnya subyektif dan menguji kemampuan apresiasi seni.
Selain tiga hal tersebut, masih ada beberapa seni menata perangko lain yang dihasilkan oleh komunitas kolektor perangko. Cara tersebut makin berkembang sesuai kemajuan budaya dan teknologi manusia modern dan mempengaruhi dunia filateli.
Kesabaran mengelola keuangan juga diperlukan dalam filateli karena hobi koleksi perangko membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Harga sekeping perangko saat ini berkisar antara 1500 sampai 3000 rupiah. Harga ini terus naik seiring kenaikan biaya kirim surat. Kalau tidak punya stok dana yang cukup, kemungkinan Anda akan kehabisan uang. Oleh karena itu, filatelis adalah orang yang mempunyai keterampilan kemampuan mengelola uang yang bagus.
Apakah Anda tertarik menekuni hobi koleksi perangko? Jika ya, siapkan dana, waktu dan tenaga Anda sekarang juga untuk menekuni dunia filateli. Simpan koleksi perangko kuno Anda rapi-rapi. Lalu wariskan kepada anak cucu. Semoga artikel pengetahuan dunia filateli ini berguna untuk Anda.






saya koleksi perangko sejak SD, 35 th lalu… dan terus berlanjut sampai sekarang. Semoga bisa awet sampai anak-cucu
EM
Pingback: Hobi Filateli: Perangko Kuno Gambar Pak Harto | The Jombang Taste
Pingback: Perangko Kuno Pelita IV Peternakan Sapi | The Jombang Taste
Alangkah indahnya berbagi.
salam
Pingback: Contoh Kerangka Karangan Artikel Bertema Filateli | Jasa Artikel.Com