infeksi kandung kemih
Seputar Penyakit

Hati-hati Infeksi Kandung Kemih Mengancam Anda dan Anak Anda

07/15/2017

Terjadinya peradangan pada kandung kemih disebut juga dengan infeksi kandung kemih. Infeksi ini terjadi disebabkan oleh bakteri yang jika dibiarkan akan semakin parah dan dapat menyebar hingga ke bagian ginjal.

Wanita lebih sering terinfeksi penyakit ini dibandingkan pria. Hal ini dikarenakan saluran uretra pada wanita lebih pendek bentuknya jika dibandingkan dengan pria. Selain itu mulut uretra wanita letaknya sangat dekat dengan anus sehingga mempermudah bakteri untuk masuk ke dalam uretra. Secara umum, tidak ada batasan usia bagi wanita untuk dapat terserang penyakit ini, akan tetapi berdasarkan laporan dari berbagai kasus wanita yang sedang hamil, wanita yang secara aktif melakukan hubungan seksual, dan wanita yang telah melewati masa menopause mempunyai resiko tinggi untuk terkena infeksi ini.

Meskipun tidak mempunyai resiko yang tinggi seperti wanita, ternyata pria juga dapat terserang infeksi ini. Adapun beberapa faktor yang dapat menjadi pemicu terjadinya infeksi saluran kemih pada pria adalah infeksi pada prostat, terjadinya penyumbatan pada sistem kandung kemih yang diakibatkan oleh tumor, atau karena terjadinya pembengkakan prostat. Pria yang mempunyai resiko tinggi terinfeksi saluran kemih adalah pria yang dalam melakukan hubungan seks tidak memakai alat pelindung.

Gejala Infeksi Saluran Kemih

Bagi orang dewasa dan anak-anak akan sangat terlihat jelas perbedaan gejalanya.

Gejala infeksi kandung kemih pada orang dewasa, antara lain yaitu:

  • Munculnya rasa nyeri seperti terbakar atau menyengat saat buang air kecil
  • Tubuh terasa demam atau lemah
  • Frekuensi buang air kecil meningkat, namun hanya sedikit urine yang keluar
  • Munculnya darah di dalam urine atau disebut dengan hematuria
  • Urine akan berwarna lebih pekat, mempunyai aroma kuat, dan gelap
  • Munculnya rasa nyeri pada perut bagian bawah atau bagian bawah punggung

Gejala infeksi kandung kemih pada anak-anak, antara lain yaitu:

  • Mudah marah
  • Merasa lemas atau lelah
  • Nafsu makan yang berkurang
  • Sakit saat buang air kecil
  • Muntah
  • Mengompol secara tidak sengaja saat siang hari

Apabila Anda atau anak Anda sering mengalami buang air kecil yang bercampur dengan darah, maka segeralah berkonsultasi dengan dokter. Apabila gejala infeksi kembali setelah Anda memberikan dosis antibiotik, maka diperlukan jenis obat lainnya agar infeksi tidak kembali. Oleh karena itu segera tanyakan pada dokter spesialis untuk mengetahui lebih jelas gejala yang sedang Anda alami untuk dapat dilakukan diagnosa secara mendalam oleh dokter.

Penyebab Infeksi Kandung Kemih

Penyebab utama infeksi ini adalah bakteri yang berasal dari luar dan kemudian masuk ke dalam saluran kemih melalui uretra lalu berkembang biak. Menurut hasil penelitian bakteri yang masuk dan berkembang biak pada kandung kemih biasanya disebabkan oleh sisa urine yang masih terdapat di dalam kandung kemih baik secara sengaja ataupun tidak sengaja. Kondisi urine masih tersisa ini disebabkan oleh beberapa hal seperti terhambat akibat tumor atau terjadinya pembesaran prostat pada pria, dan kehamilan yang mengakibatkan terjadinya tekanan pada bagian panggul serta kandung kemih.

Menurut laporan, dari 70 hingga 95 persen kasus infeksi ini disebabkan oleh bakteri E.coli. Akan tetapi, ternyata bukan hanya bakteri E.coli saja yang menjadi penyebabnya, terdapat beberapa bakteri lain yang menyebabkan terjadinya infeksi saluran kemih, antara lain yaitu:

  • Proteus species
  • Klebsiella species
  • Enterococcus faecalis
  • Enterobacteriaceae
  • Bakteri ragi

Itulah informasi mengenai infeksi kandung kemih yang dapat terjadi pada pria dan wanita, serta beberapa penyebab terjadinya infeksi ini. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi Anda.