Banyak orang yang bertanya: apakah perbedaan antara setan dan iblis? Apakah setan anak iblis? Atau sebaliknya? Menurut Ali Hamidy dalam buku Godaan Setan, iblis dan setan sebetulnya satu jenis. Pembeda kedua sebutan tersebut adalah jika ia sedang mengganggu manusia maka dinamakan setan. Sedangkan jika ia dalam keadaan biasa saja disebut iblis.
Iblis mempunyai tentara dan pengikut yang tidak terhitung jumlahnya. Pengikut setan ada di segala lapangan dan di semua tempat yang didiami manusia. Setan pandai menyamar dalam bentuk rupa yang dikehendakinya. Setan dapat berwujud wanita cantik, lekaki tampan, anak kecil, bahkan orang tua.
Setan tidak berbadan kasar sebagaimana dimiliki fisik manusia. Setan termasuk makhluk halus, sebangsa rohani. Oleh sebab itu, setan dapat merasuki diri manusia dari seluruh perjalanan darahnya. Hanya hati nurani manusia tempat duduknya iman yang tidak dapat dimasukinya. Sebagaimana diterangkan oleh Nabi Muhammad SAW dalam sabdanya:
“Sesungguhnya setan itu berjalan dalam diri manusia menurut perjalanan darahnya”. (HR Bukhari dan Muslim)
Semoga artikel ini bisa menambah pengetahuan Islami Anda.





