Nabi Isa Dan Umat Mukmin Diserang Ya’juj Dan Ma’juj

Pada artikel sebelumnya telah dijelaskan asal usul Ya’juj dan Ma’juj sampai dengan kemunculannya di muka bumi dan menebar teror. Sementara itu Nabi Isa dan orang-orang shalih menjadi panik untuk menghadapi serangan Ya’juj dan Ma’juj. Untuk itu, umat mukmin bertanya kepada Nabi Isa kemanakah mereka harus mengungsi dari serangan Ya’juj dan Ma’juj. Mereka tidak lagi memiliki rumah karena telah dirusak oleh Ya’juj dan Ma’juj. Sudah banyak orang mukmin yang mati kelaparan dan mati karena penyakit.

Nabi Isa terdiam sejenak. Setelah berpikir sejenak, Nabi Isa kemudian berkata bahwa tidak ada tempat yang dapat dijadikan berlindung dari keganasan Ya’juj dan Ma’juj kecuali Kota Mekkah dan Gunung Thur. Untuk pergi ke kota Mekkah tidak mungkin karena jaraknya terlalu jauh. Oleh karena itu Nabi Isa memilih untuk mengungsi ke Gunung Thur.

Large-Blue-Islamic-Wallpaper

Nabi Isa mengungsi ke Gunung Thur karena Ya’juj dan Ma’juj tidak mungkin menjangkau tempat tersebut. Gunung Thur dijaga oleh para malaikat sehingga Ya’juj dan Ma’juj tidak bisa memasuki wilayah gunung tersebut. Mereka kemudian pergi ke Gunung Thur. Sesampai disana, mereka heran karena seluruh permukaan bumi kotor oleh tinja dan rusak berantakan. Namun di Gunung Thur tampaknya belum terjamah oleh Ya’juj dan Ma’juj. Pepohonan masih tampak subur. Sumber air pun mudah dijumpai.

Mereka pun berlindung disana. Namun tampaknya jutaan makhluk perusak itu mengetahui kepergian mereka. Ya’juj dan Ma’juj pun mengejarnya. Tapi makhluk itu tidak dapat menjamah gunung tersebut karena terhalang oleh para malaikat. Akhirnya mereka hanya bertahan di kaki Gunung Thur.

Semakin hari, persediaan makan mereka semakin berkurang. Buah-buahan dan air telah habis. Sehingga pada saat itu, air sangat berharga bagi kehidupan mereka dibandingkan dengan uang. Sebab uang tidak berlaku lagi di tempat pengungsian. Nabi Isa dan orang-orang beriman benar-benar terkepung oleh Ya’juj dan Ma’juj. Keadaan ini membuat mereka tersiksa. Begitulah gambaran kondisi umat manusia, terutama orang-orang shalih di jaman Ya’juj dan Ma’juj. Mereka sangat tersiksa karena terjebak di atas gunung Thur.

About Agus Siswoyo

Warga Jombang, Blogger Indonesia, Penulis Lepas, dan Guru TPQ. Ingin tahu lebih lanjut? Follow me at Twitter @agussiswoyo. Matur nuwun!
This entry was posted in Buku Harian and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Nabi Isa Dan Umat Mukmin Diserang Ya’juj Dan Ma’juj

  1. Pingback: Allah Mendatangkan Bencana Untuk Ya’juj Dan Ma’juj | The Jombang Taste

  2. agni says:

    orang mukmin pd waktu itu sangat sedikit? ko tertampung hanya di bukit Tsur, terus mukmin dari negeri jauh kesana pakai apa? kapal selam?

Leave a Reply