Penyegaran Struktur Organisasi TPQ Al-Mujahidin di Dusun Guwo

bersama_masyarakat_sekitar_pelabuhan_ratu - peran serta masyarakat

Musyawarah Desa, Mengatasi Masalah Dengan Masalah Baru (Lagi)

Saya bersyukur salah satu target awal saya untuk menyegarkan organisasi Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) Al-Mujahidin bisa terwujudkan tadi malam. Setelah selama beberapa minggu menyiapkan mental buat ‘ngomporin’ pengurus lama, akhirnya semalam semuanya bisa clear dan berakhir dengan tenang. Ide merombak struktur pengurus TPQ Al-Mujahidin terlintas dalam pikiran saya sekitar sebulan yang lalu. Alasannya, selama saya mengajar di TPQ yang berada di Dusun Guwo ini, saya menyaksikan tidak ada komunikasi yang lancar antara Ketua TPQ dan para anggota pengurus TPQ.

Awalnya ide saya merombak kepengurusan TPQ ditentang oleh Cak Hadi, ustadz senior di TPQ Al-Mujahidin. Dia bilang sungkan kalau harus ‘melengserkan’ Cak Kabib sebagai ketua lama. Semua sudah tahu kalau ketua lama jarang menjenguk TPQ dan tidak mau tahu masalah yang berkembang di TPQ. Oleh karena itu, saya terus mendorong Cak Hadi selaku sekretaris TPQ agar mau mengadakan rapat pembentukan struktur organisasi yang baru. Pengurus lama sudah waktunya mundur karena saya nilai gagal menghasilkan pendidikan yang kondusif dan terencana bagi anak-anak didik.

Hari Jumat lalu, 2 November 2012, saya punya inisiatif membuatkan surat undangan musyawarah TPQ. Saya setorkan undangan musyawarah tersebut ke Cak Hadi pada sore hari untuk minta tanda tangan ketua TPQ dan sekretaris. Sampai dengan hari Senin pagi saya belum mendapat konfirmasi undangan telah tersebar. Saya mulai ketar-ketir. Jangan-jangan ada pihak-pihak tertentu yang berusaha mempertahankan ‘status quo’ di TPQ. Untungnya kekhawatiran saya tidak terbukti. Undangan yang hadir sebanyak 19 orang dan musyawarah berjalan lancar di gedung TPQ Al-Mujahidin.

Pemilihan Ketua TPQ Secara Voting

Tugas pertama dalam musyawarah TPQ tadi malam adalah menunjuk Ketua TPQ yang baru. Pada awalnya ada tiga calon nama yang diajukan oleh peserta musyawarah, yaitu Cak Hadi, Cak Arif, dan saya sendiri. Tapi nama Cak Arif dianulir karena ke depannya dia akan lebih banyak berkecimpung di TPQ Desa Bajang, bukan di TPQ Dusun Guwo Desa Latsari Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang. Tinggal saya dan Cak Hadi yang jadi kandidat Ketua TPQ yang baru. Saya deg-degan. Sejujurnya saya nggak mau jadi ketua. Saya belum siap memimpin TPQ Al-Mujahidin. Saya baru dua bulan mengajar disini. Saya butuh lebih banyak waktu untuk mematangkan diri.

Alhamdulillah, Allah mengabulkan do’a saya. Setelah dilakukan pemilihan secara voting, Cak Hadi mendapat 11 suara pemilih, sedangkan saya 8 suara pemilih. Ini artinya Cak Hadi mendapat tanggungjawab sebagai Ketua TPQ Al-Mujahidin yang baru. Cak Hadi akan memimpin TPQ ini dalam masa jabatan 2 tahun ke depan. Sedangkan saya sendiri ditunjuk sebagai sekretaris TPQ. Untuk posisi bendahara TPQ diserahkan kepada perwakilan TPQ Baiturrohman, yaitu Mbak Likah. Saya merasa struktur organisasi TPQ ini sudah tepat. Tidak ada lagi ‘trouble maker’ yang menjadi sumber permasalahan organisasi.

Untuk program kerja selanjutnya, masih ada beberapa hal yang mendesak dilakukan. Yang pertama tentu saja pendataan santri TPQ. Selama ini TPQ Al-Mujahidin belum memiliki buku induk yang berisi profil para peserta didik. Setelah itu, perbaikan kualitas pengajar (ustadz dan ustadzah) harus ditingkatkan. Setiap pengajar harus mengikuti Pembinaan Guru Pengajar Quran (PGPQ) yang diselenggarakan oleh BMQ At-Tartil. Selain itu, masih banyak PR lain yang perlu dibenahi oleh pengurus TPQ Al-Mujahidin yang baru. Semoga ke depannya organisasi ini bisa memberikan lebih banyak manfaat bagi anak-anak santri di Dusun Guwo.

About Agus Siswoyo

Warga Jombang, Blogger Indonesia, Penulis Lepas, dan Guru TPQ. Ingin tahu lebih lanjut? Follow me at Twitter @agussiswoyo. Matur nuwun!
This entry was posted in Buku Harian and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

One Response to Penyegaran Struktur Organisasi TPQ Al-Mujahidin di Dusun Guwo

  1. Pingback: Menyeimbangkan Pekerjaan dan Kewajiban Sosial Bermasyarakat | The Jombang Taste

Leave a Reply