Beberapa hari ini saya terjebak dalam rutinitas mengelola sejumlah web klien. Kegiatan ini seolah tak ada habisnya. Ada aja yang bermasalah. Kalau nggak konten yang harus selalu dikasih ‘makan’, biasanya web error dan mengganggu online-nya naskah yang sudah dibuat. Dan payahnya lagi, semua itu bisa dijalankan cuma malam hari. Otomatis saya harus betah melek.
Malam hari memang waktu produktif bagi saya. Nulis jadi tenang, nggak ada gangguan anak-anak yang bikin keributan. Koneksi internet juga lebih lancar pada malam hari. Siang hari sih bisa nulis, tapi ya gitu nggak bisa tenang. Internet juga kalau siang hari nggak bisa dipastikan lancar, malahan lebih sering nggak ada uplink dan downlink alias sama-sama skornya 0-0.
Saya terjebak menjadi pekerja malam. Mungkin itu kalimat singkatnya. Saya tidak pernah berencana harus kerja mulai jam 9 malam sampai 4 pagi. Tapi selama tiga hari ini telah terjadi. Saya baru selesaikan urusan online setelah sholat subuh. Habis itu tidur sampai siang. Salah satu hal yang saya lewatkan adalah nggak bisa jalan-jalan pagi menghirup udara segar desa Guwo. Inilah yang saya sesalkan.
Saya memutar cara gimana mengakhiri siklus yang buruk ini. Secara normal manusia itu tidur selama 8 jam. Rentang waktunya kira-kira jam 9 sampai jam 5. Dan itulah yang saya harapkan. Menjadi manusia normal yang memiliki pola hidup sewajarnya sesuai dengan anjuran ahli kesehatan. Why? Karena melek malam itu sungguh nggak enak. Beneran jangan ditiru ini.
Yang bikin saya takut adalah waktu dengar nasehat dari orang-orang tua. Kalau kebanyakan begadang bisa bikin kulit keriput dan memperburuk kesuburan. Ah, tidaaaaak…! Aku belum nikah nih, jangan sampai jadi begitu. Hahaha. Mau tidak mau saya mesti mutar otak gimana mengakhiri rutinitas yang tidak menyehatkan ini. Ternyata kerja di rumah itu ada tantangan tersendiri. Nggak semudah yang terlihat oleh pandangan mata.





Wah ini bisa kayak ‘MLM’ murni!…Manusia Larut Malam, kerja jaringan (internet)….hehehe…tenang saja sodara..yang onlen tengah malam juga banyak tuh…siiip nice post
Salam kenal…
kalau saya pola tidur saya paksakan mas. Semacam membiasakan jam biologis. Mulai tidur jam 8 malam, dan bangun jam 3 pagi. Cukuplah 7 jam tidur. Bangun jam 3 masih bisa shalat2 sebentar, baru mulai aktif hingga subuh.
jangan khawatir bro. anda nggak sendirian. masih banyak pekerja malam lainnya.
Now I feel stupid. That’s cleeard it up for me
AKAIK you’ve got the aneswr in one!