Pembekuan Darah Manusia Dan Penyakit Hemophilia

sel darah merah

sel darah merah

Sebelum kita mengenal lingkungan tempat tinggal, terlebih dahulu kita harus mengenal kondisi diri sendiri. Sebagian besar tubuh kita terdiri dari darah, maka marilah kita mengenal bagian dari tubuh kita itu terlebih dahulu. Darah merupakan unsur penting bagi kehidupan manusia. Banyak kehilangan darah bisa berbahaya. Orang yang sehat apabila kehilangan sepertiga jumlah cairan darahnya akan tetap bisa hidup, tetapi bila hal ini terjadi pada orang sakit akan sangat berbahaya.

Tetapi alam telah memberi perlindungan untuk mencegah hal tersebut, yaitu dengan cara proses pembekuan darah. Namun tidak semua pembekuan darah berguna. Kalau pembekuan ini terjadi di dalam pembuluh darah manusia maka akan berbahaya.

Jadi, darah tidak akan membeku jika bersentuhan dengan pembuluh darah yang lembut. Memang, kalau darah dituangkan ke dalam tabung kaca yang sangat licin darah tidak akan membeku. Tetapi apabila tongkat kayu yang dicelupkan ke dalam darah maka terjadi pembekuan.

Rupanya permukaan yang kasar atau luka pada pembuluh darah adalah yang memulai penyebab terjadinya pembekuan darah. Pertama-tama muncul serat-serat yang disebut fibrin di dalam darah. Serat tersebut membentang dimana-mana membentuk jaringan. Jaringan itu menjaring semua sel darah seperti menjaring lalat pada jaring laba-laba. Aliran darah akan berhenti mengalir keluar pada tahap ini dan darah menjadi menumpuk.

Serat fibrin sifatnya kuat dan sangat elastis. Serat fibrin juga dapat mengumpulkan darah dan kemudian membeku. Pembekuan darah membantu kita untuk tidak kehilangan darah. Bagian darah lainnya adalah plasma darah, sel darah merah, sel darah putih, keping darah, garam dan beberapa unsur lain.

Penyakit Hemophilia Menyerang Anak Laki-laki

Darah membeku pada kecepatan yang berbeda bagi setiap orang. Ada orang yang darahnya lama membeku, atau bahkan tidak mau membeku sama sekali. Keadaan darah yang tidak mampu membeku disebut hemophilia. Penyakit Hemophilia adalah penyakit yang aneh karena darah tidak bisa membeku saat terjadi luka. Hemophilia dapat diturunkan pada anak perempuan tetapi ia memiliki tubuh tetap sehat.

Hemophilia diturunkan kepada cucu perempuan dan cucu tersebut yang akan menderita penyakit Hemophilia. Hemophilia hanya mungkin terjadi kepada anak laki-laki tetapi penyakit ini tidak pernah diturunkan langsung kepada anak perempuan. Jadi, perempuan pembawa bibit penyakit (wanita carrier) Hemophilia akan terlihat sehat, tetapi ia meneruskan kepada putrinya. Pada akhirnya, cucu tersebut akan terkena penyakit neneknya.

Contoh kejadian penyakit Hemophilia yang terkenal dalam sejarah adalah Ratu Victoria dari Kerajaan Inggris. Ia dan suaminya adalah penyebar penyakit Hemophilia dari nenek moyang mereka. Akibatnya adalah enam dari cucunya menderita penyakit turunan tersebut. Dua orang keturunan Ratu Victoria yang menderita Hemophilia adalah putra mahkota Spanyol serta anak Tsar Rusia yang terakhir.

Semoga artikel mengenai pembekuan darah dan penjelasan singkat penyakit Hemophilia ini bisa berguna untuk Anda. Nantikan serial artikel biologi lain hanya di Blog The Jombang Taste!

About Agus Siswoyo

Warga Tebuireng, Blogger Indonesia, Penulis Lepas, Peduli Yatim, dan Guru TPQ. Ingin tahu lebih lanjut? Follow me at Twitter @agussiswoyo.
This entry was posted in Kesehatan and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Pembekuan Darah Manusia Dan Penyakit Hemophilia

  1. Pingback: Unsur, Manfaat dan Cara Kerja Plasma Darah Manusia | The Jombang Taste

  2. Pingback: Sel Darah Manusia Dan Tempat Produksi Sel Darah | The Jombang Taste

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>