Sel Darah Manusia Dan Tempat Produksi Sel Darah

gambar pembuluh darah

gambar pembuluh darah

Seperti telah kita ketahui tubuh orang dewasa mempunyai kira-kira enam liter darah dalam tubuhnya. Sebagian besar darah berupa plasma darah yang disebut dengan cairan tubuh. Di dalam cairan darah itu terdapat kira-kira 25 milyar sel darah. Sungguh luar biasa jumlah tersebut. Sel itu sangat kecil sehingga hanya dapat dilihat dengan kaca pembesar. Jika sel itu disambung-sambungkan maka panjangnya empat kali keliling dunia.

Dari mana asalnya sel darah manusia? Pasti pabrik yang membuat sel ini mempunyai kemampuan produksi karena sel yang ada itu akan hancur dan harus diganti dengan yang baru. Pergantian sel darah manusia terus berlangsung selama manusia hidup. Agar sel darah mampu meregenerasi, maka kita harus mengkonsumsi makanan yang bergizi seimbang dalam jumlah yang tepat.

Tempat lahirnya sel darah adalah di sumsum tulang. Kalau kita melihat struktur tulang lebih jeli, di dalamnya ada rongga yang menyerupai bunga karang yang berwarna merah keunguan. Jika dilihat di bawah kaca pembesar maka akan kelihatan jaringan pembuluh darah dan serat yang bersambungan. Di antara serat dan pembuluh darah ini banyak sel kosong. Sel darah lahir di dalam sel kosong ini.

Apabila sel darah itu tetap tinggal di rongga tulang, sel darah tersebut mempunyai nukleus (inti sel) sendiri. Tetapi kalau sel darah itu meninggalkan rongga tulang, ia akan kehilangan nukluesnya. Akibatnya sel darah yang matang tidak lagi merupakan sel yang lengkap. Ia tidak lagi sesuatu yang hidup, tetapi hanya merupakan alat mekanik.

Jumlah dan Ukuran Sel Darah

Sel darah seperti balon protoplasma yang berisi dengan pigmen hemoglobin yang menyebabkan warna darah manusia menjadi merah. Fungsinya satu-satunya sel darah adalah bercampur dengan oksigen di paru-paru dan menukar oksigen dengan karbon dioksida pada jaringan tubuh.

Jumlah dan besar sel darah bintang hidup tergantung kepada kebutuhannya akan oksigen. Cacing tidak memiliki sel darah. Binatang amfibi (hewan melata dan hidup di dua alam) yang berdarah dingin mempunyai sel darah yang besar dan jumlahnya agak sedikit di dalam darahnya. Binatang kecil berdarah panas yang tinggal di daerah pegunungan mempunyai banyak sel darah.

Sumsum tulang manusia menyesuaikan diri dengan kebutuhan kita akan oksigen. Pada daerah yang tinggi dari permukaan laut, sumsum tulang manusia mampu memproduksi lebih banyak sel darah. Pada manusia yang tinggal di daerah dataran rendah atau sekitar pesisir laut, tubuh manusia memproduksi lebih sedikit sel darah.

Orang yang tinggal di puncak gunung mungkin akan mempunyai sel darah dua kali lebih banyak dari sel darah orang yang tinggal di pesisir pantai. Jumlah sel darah merah yang banyak tersebut untuk mengimbangi kandungan oksigen yang lebih sedikit daripada di daerah dataran rendah. Mudah-mudahan artikel yang membahas sela darah ini membawa manfaat untuk Anda.

About Agus Siswoyo

Warga Tebuireng, Blogger Indonesia, Penulis Lepas, Peduli Yatim, dan Guru TPQ. Ingin tahu lebih lanjut? Follow me at Twitter @agussiswoyo.
This entry was posted in Kesehatan and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

One Response to Sel Darah Manusia Dan Tempat Produksi Sel Darah

  1. Pingback: Manfaat, Unsur dan Tempat Produksi Sel Darah Merah Manusia | The Jombang Taste

Leave a Reply