Tips Sederhana Mengatasi Wabah Penyakit Ternak Ayam Mati

Hasil Persilangan Ayam Kampung, Ayam Kate, Ayam Alas dan Ayam Bekisar

Hasil Persilangan Ayam Kampung, Ayam Kate, Ayam Alas dan Ayam Bekisar

Halo warga Jombang! Selama beberapa hari ini tetangga kiri kanan rumah saya pada ribut karena ayam mereka banyak yang mati. Ada ayam jago yang siang harinya masih sehat dan berlarian di halaman rumah. Namun begitu sore hari tiba, ayam jago itu terlihat duduk dengan lemas seolah-olah kaki mereka sedang kesakitan. Lalu pada keesokan pagi, ayam jago itu sudah mati. Peristiwa ini terjadi pada banyak ayam warga yang dimiliki oleh warga Guwo sini. Para orang tua bilang: biasa, ini kan bulan Selo jadi banyak penyakit ternak yang diturunkan oleh alam.

Ayam peliharaan saya pun ada yang mengalami penyakit demikian. Bedanya, ayam jago saya sudah keburu disembelih sore harinya ketika sudah tahu ayam tersebut mulai malas berjalan. Saya jadi bertanya-tanya, apakah ini pertanda berjangkitnya virus flu burung seperti yang pernah marak terjadi pada beberapa tahun silam? Kalau ya, tentu sangat mengerikan karena virus ini bisa menyebabkan kematian pada manusia.

Sebenarnya sejak dulu saya tidak suka memelihara ayam. Menurut saya, memelihara ayam itu ribet karena ayam-ayam sering mengotori teras rumah walau sudah diberi kandang. Belum lagi biaya membeli pakan ayam yang nggak sedikit. Tapi berhubung ponakan laki-laki yang satu itu ngotot ingin memelihara ayam, akhirnya ada beberapa ekor ayam di rumah. Sekarang pun masih ada empat ekor ayam paruh baya yang dipelihara di kandang.

Saya nggak tahu apakah wabah penyakit ayam ini hanya terjadi di Kabupaten Jombang saja, atau memang di wilayah kota lain di Jawa Timur mengalami kejadian serupa. Dari peristiwa ini perlu kita waspada langkah pencegahan dan penanganan penyakit ayam sejak dini. Bagaimana cara mencegah wabah penyakit ayam kaki lumpuh? Apa tindakan kita kalau sudah terlanjur kena penyakit? Simak tips sederhana berikut ini.

Tips Kesehatan Memelihara Ternak Ayam

Pertama, tidak usah memelihara ayam. Hehehe. Bagi Anda yang tidak memelihara ayam nggak perlu ribet mikirin ini itu terkait wabah penyakit ayam. Kalau sudah terlanjur punya kandang ayam dan banyak dihuni ayam peliharaan, segera jual saja ke pembeli ayam yang biasanya keliling kampung atau yang stand by di pintu masuk pasar tradisional. Tidak ada ayam di rumah, artinya tidak ada penyakit ternak yang bersarang di rumah Anda.

Kedua, kalau masih ngotot mau memelihara ayam, maka Anda harus benar-benar menjaga kebersihan kandang ayam. Jangan malas membersihkan kotoran yang ada pada kandang ayam. Ingat, ayam-ayam itu kalau buang air bisa di sembarang tempat, bukan di WC seperti manusia. Kan mereka nggak pernah sekolah. Jadi wajar kalau nggak punya etika dan sopan-santun.

Ketiga, hindari kontak langsung dengan ayam yang sakit. Jika harus bersentuhan dengan ayam sakit, pakailah sarung tangan anti bakteri. Pastikan alat-alat yang dipakai untuk memberi makan ayam tersebut dalam kondisi steril. Setelah memberi makan ayam pun Anda harus mencuci tangan dengan sabun kesehatan minimal lima menit. Duh, kok ribet amat. Ya, makanya saya paling malas kalau harus pelihara ayam. Hehehe.

Keempat, jika dalam tiga hari demam ayam Anda tidak kunjung menurun, segera bawa ayam tersebut ke dokter hewan. Pasti Anda nggak mau kan. Buru-buru ke dokter hewan, ke dokter manusia saja udah keder duluan. Takut jarum suntik, bo! Ya itu sih pilihan Anda. Kalau sayang dan cinta (ceileee…) sama ayam-ayam peliharaan, maka Anda harus mau mengobati kalau dia lagi sakit.

Nah, sekarang Anda sudah tahu langkah pencegahan dan penanganan ketika wabah penyakit ayam tiba. Selamat mempraktekkan tips kesehatan memelihara ayam di atas. Kalau ada hal-hal yang mencurigakan, segera hubungi Pak RT, Pak RW, Pak Lurah, Pak Camat, dan Pak Kapolsek setempat. Selamat mencoba!

About Agus Siswoyo

Warga Jombang, Blogger Indonesia, Penulis Lepas, dan Guru TPQ. Ingin tahu lebih lanjut? Follow me at Twitter @agussiswoyo. Matur nuwun!
This entry was posted in Kesehatan and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

One Response to Tips Sederhana Mengatasi Wabah Penyakit Ternak Ayam Mati

  1. Pingback: Uji Coba Membuat Sosis Ayam Malah Jadi Resep Tempura | The Jombang Taste

Leave a Reply