Pak Modin Sebagai Kaur Kesra Masyarakat Desa

Hidup di desa dengan kontrol sosial yang tinggi menjadikan saya memiliki banyak waktu untuk mengenal penduduk secara pribadi. Bukan hanya wajah dan nama, tetapi juga sifat dan kebiasaan mereka. Dan salah satu orang yang menjadi pusat perhatian warga adalah Pak Modin. Apakah modin itu?

Secara struktural, posisi modin berada di bawah kepala desa dan kepala dusun. Namun dalam prakteknya, modin lebih banyak terjun langsung di tengah kehidupan masyarakat. Sehingga, sangat tepatlah jika secara administratif seorang modin diberi nama Kaur Kesra (Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat). Tugas yang dibebankan menyangkut bidang ekonomi, agama, dan administrasi warga.

Bidang yang paling terlihat peranan modin adalah dalam hal agama. Pengaruh pak modin terlibat dalam banyak hal. Mulai dari jamaah yasin secara rutin seminggu sekali, tahlilan peringatan meninggalnya salah satu warga, acara selamatan warga, dan banyak hal lain. Pendek kata, pak modin seolah menjadi raja kecil bagi masyarakat desa. Boleh saja Presiden mengaku sebagai pemimpin tertinggi negeri ini. Namun dalam prakteknya tidak semua ucapan Presiden dihiraukan warga.

Oleh karena itu, seorang modin memiliki tanggung jawab besar, baik di dunia dan akhirat. Tanggungjawab dunia berhubungan dengan posisi strategis pak modin sebagai salah satu aparat negara yang memiliki struktur resmi dalam Pemerintahan Daerah. Sementara tanggungjawab akhirat berlaku dalam hal menegakkan ajaran-ajaran agama Islam supaya bisa berjalan sesuai Al-Quran dan Sunnah Rosul. Hmm, berat ya…

Anehnya, banyak orang yang bercita-cita ingin menjadi modin. Mereka memiliki tujuan yang bermacam-macam. Selain faktor ekonomi, besarnya wewenang Pak Modin juga menjadikan jabatan ini bisa mempengaruhi usaha yang dilakukan warga. Jika tidak memiliki kualifikasi sebagai pemimpin rakyat, mending jangan dulu deh. Tanggungjawabnya besar dan berhubungan langsung dengan Allah sebagai Tuhan seru semesta alam.

Masih tertarik menjadi Pak Modin?

About Agus Siswoyo

Warga Jombang, Blogger Indonesia, Penulis Lepas, dan Guru TPQ. Ingin tahu lebih lanjut? Follow me at Twitter @agussiswoyo. Matur nuwun!
This entry was posted in Dinamika Masyarakat and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply