Arsitektur Mengagumkan Masjid Tiban Lawang Sewu di Turen, Malang

Arsitektur Mengagumkan Masjid Tiban Lawang Sewu di Turen, Malang

Arsitektur Mengagumkan Masjid Tiban Lawang Sewu di Turen, Malang

Apa kabar kawan blogger di Jombang? Seperti sudah saya ceritakan sebelumnya, tanggal 14 Oktober 2012 lalu saya sengaja absen kegiatan PGPQ At-Tartil Kecamatan Mojowarno dan menyempatkan diri liburan ke Malang dan Pasuruan. Obyek wisata yang dikunjungi pertama kali adalah Makam Mbah Maki Maksum di Dusun Tegalsari, Desa Catak Gayam, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang. Selepas dari Makam Mbah Maki Maksum, saya dan kelompok wisatawan lain menuju ke tempat wisata di Malang, yaitu Masjid Tiban Lawang Sewu.

Masjid Tiban Lawang Sewu disebut juga sebagai Masjid Pintu Seribu karena memiliki pintu yang berjumlah banyak sekali. Kalau menghitung ya bingung sendiri karena bangunan masjid sepuluh lantai ini memiliki banyak ruangan dan koridor. Rencananya, masjid Turen ini akan dibangun sampai 18 lantai. Masjid Pintu Seribu berada di Desa Sananrejo Kecamatan Turen Kabupaten Malang. Masjid Pintu Seribu di Malang menjadi salah satu tempat wisata murah di Malang karena setiap pengunjung tidak dipungut tiket masuk.

Inilah obyek wisata di Malang yang membuat saya stress sendiri. Mengapa saya stress? Saya stress bukan karena saya tersesat diantara ribuan pintu masjid yang sebagian besar berpencahayaan minim. Saya sebel karena terjebak macet di jalan Desa Sananrejo. Waktu itu terjadi kemacetan parah di jalan raya jelang satu kilometer menuju lokasi masjid. Jalan Desa Sananrejo yang sempit nggak muat untuk dipakai melaju dua bus wisata yang gede-gede. Celakanya, para sopir truk ikut-ikutan memanaskan situasi dengan kata-kata bernada tinggi.

Salah satu bangunan mirip stupa di Masjid Pintu Seribu di Malang

Salah satu bangunan mirip stupa di Masjid Pintu Seribu di Malang

Bukti Kebesaran Allah di Masjid Pintu Seribu Malang

Akhirnya saya dan wisatawan lainnya harus mengalah turun dari bus dan jalan kaki menuju lokasi Masjid Lawang Sewu. Udara panas dan berdebu menjadikan saya ikutan cepat emosi juga. Untungnya tak berapa lama jalan kaki saya sampai di lokasi masjid. Wow, tak pernah terpikirkan oleh saya sebelumnya bahwa di Turen ada masjid seindah ini. Bangunan Masjid Pintu Seribu di Malang ini sangat megah. Uniknya lagi, sebagian besar dinding masjid berhiaskan relief pemandangan alam. Motif yang dipakai mengambil wujud buah-buahan dan daun tananam.

Masjid Lawang Sewu di Turen ini sejatinya merupakan sebuah pondok pesantren (ponpes) tempat berlangsungnya pendidikan Islami bagi anak-anak, remaja dan dewasa. Nama ponpes di Malang Selatan ini adalah Pondok Pesantren Salafiyah Bihaaru Bahri ‘Asali Fadlaailir Rahmah. Nama itu saya tahu dari logo yang tertera di dinding masjid di lantai 8. Ketika saya mulai menyusuri setiap ruangan di dalam Masjid Lawang Sewu, ada sedikit perasaan was-was karena khawatir tersesat. Maklum, that was my first time visiting there.

Pemandangan alam paling indah dan menyenangkan saya dapatkan di lantai 8 Masjid Pintu Seribu. Kebanyakan pengunjung tempat wisata di Malang ini akan berkumpul di lantai 8 masjid yang menyediakan food court dan pusat perbelanjaan produk-produk pendidikan Islami. Kebetulan waktu itu hari Minggu sehingga pengunjung pada tumplek blek di lantai 8. Saya lebih tertarik menikmati keindahan alam Malang pada taman bergantung. Selain lantai 8 masih ada dua lantai di atasnya lagi, yaitu lantai 9 dan 10 yang berisikan puluhan tanaman bunga tertanam di dalam pot.

Alhamdulillah saya bisa jalan-jalan ke Masjid Pintu Seribu di Malang. Bangunan masjid Turen yang megah ini setidaknya menjadi salah satu bukti tanda-tanda kekuasaan Allah yang tampak di muka bumi. Bagaimana mungkin bangunan 10 lantai mampu menampung ribuan orang dan beberapa lokasi taman bunga jika bukan karena Allah Maha Kuasa. Semoga artikel ini bisa menjadi bahan renungan kita bersama untuk selalu bersyukur dan mengingat-Nya. Salam The Jombang Taste!

Logo Pondok Pesantren Salafiyah Bihaaru Bahri 'Asali Fadlaailir Rahmah di Turen Malang Selatan

Logo Pondok Pesantren Salafiyah Bihaaru Bahri ‘Asali Fadlaailir Rahmah di Turen Malang Selatan

About Agus Siswoyo

Warga Jombang, Blogger Indonesia, Penulis Lepas, dan Guru TPQ. Ingin tahu lebih lanjut? Follow me at Twitter @agussiswoyo. Matur nuwun!
This entry was posted in Obyek Wisata and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

One Response to Arsitektur Mengagumkan Masjid Tiban Lawang Sewu di Turen, Malang

  1. Andre says:

    Buat rekan-rekan yang ingin jalan-jalan ke Malang tapi belum tahu mau nginap di mana.. Saran saya lebih baik menginap di daerah pusat kota, agar info-info lebih mudah diperoleh dan fasilitas mudah tersedia… Salah satu hotel yang saya rekomendasikan, klik http://www.kartikagrahahotel.com

Leave a Reply