Makam Mbah Kuning Dan Pepunden Taman Mini Indonesia Indah

Taman Mini Indonesia Indah - East Kalimantan Pavilion (Anjungan Kalimantan Timur) - Flickr - Berbagi Foto!

Ilustrasi Makam Mbah Kuning di TMII

Akhirnya saya bisa menginjakkan kaki di kota Jakarta dan refreshing ke Taman Mini Indonesia Indah. Mungkin kalimat tadi terdengar ndeso tapi memang begitulah adanya. Untuk pertama kali dalam hidup saya bisa berada di kota Jakarta. Yang lebih menyenangkan lagi adalah karena bisa jalan-jalan ke TMII yang menjadi rangkuman dari keragaman budaya yang ada di Indonesia. Tetapi, mungkin banyak yang tidak tahu jika di kompleks Taman Mini Indonesia Indah (TMII) terdapat sebuah makam keramat. Itulah makam Mbah Kuning. Ada apa dengan makam keramat ini?

Menurut pakde Trisno, salah seorang paranormal yang menjadi staff di TMII, pada malam-malam tertentu ia selalu tirakat di tempat itu. Tak hanya pakdhe Trisno, tempat itu juga sering didatangi banyak pejabat. Biasanya mereka datang dengan diam-diam dan hanya ditemani oleh beberapa orang pengawal. Hmm, kalau yang ini percaya banget. Di jaman reformasi ini mana ada pejabat yang rela melepas kedudukannya. Meski sudah ketahuan korupsi pun masih keukeuh mau nangkring di atas kursi empuk.

Memancarkan Aura Pengaman Jabatan Politis

Ada kepercayaan yang beredar dari mulut ke mulut kalau aura yang terpancar dari makam Mbah Kuning mampu mengangkat dan mengamankan jabatan. Konon, telah banyak orang yang berhasil mendapatkan solusi dari masalah yang membelitnya setelah melakukan tirakat di tempat keramat itu. Eh, siapa tahu para politikus yang kemarin dipanggil Timtastipikor sudah datang duluan kesini sehingga bisa lolos jerat hukum. Hehehe. Undang-undang aja nggak mempan lawan mereka.

Lanjut cerita tentang makan Mbah Kuning. Karena letaknya di tengah-tengah areal TMII dan terlindung oleh bangunan dan pepohonan, maka bila malam makam keramat yang jarang diketahui keberadaannya itu terasa amat sepi. Selain sebagai tempat ziarah, makam yang satu ini secara tidak langsung telah menjadi punden TMII. Buktinya, tiap kali TMII menggelar suatu kegiatan yang berskala besar, Pak Masud Thoyib selaku Manager Budaya selalu meminta izin dan restu terlebih dahulu di makam Mbah Kuning.

Sebagaimana lazimnya, pada setiap event Pekan Suro para sesepuh juga melakukan hal yang sama. Tepat pukul 00.00 WIB, dengan dipimpin oleh Pakde Trisno, mereka datang untuk meminta restu di makam Mbah Kuning. Dalam kesempatan itu juga diadakan acara Jelangkungan, semacam memanggil arwah orang yang sudah meninggal melalui media tubuh manusia yang masih hidup. Tujuannya agar bisa berkomunikasi dengan roh halus tersebut dan meminta petunjuk hal apa saja yang mesti dilakukan.

Sejauh ini aura ghaib yang ada di makam Mbah Kuning tidak membahayakan pengunjung TMII. Bahkan waktu saya lagi jalan-jalan santai disana bersama beberapa anak kecil, mereka nggak terpengaruh sama hawa gaib tersebut. Biasanya anak kecil kan paling peka sama hal yang berbau gituan. Jadi, pepunden di TMII saya pikir dalam hal ini berfungsi sebagai pengingat bagi pengelola TMII agar selalu menjaga keharmonisan dengan alam sekitar. Kurang lebihnya seperti itulah. Jika ada yang salah, mohon koreksi di kolom komentar.

About Agus Siswoyo

Warga Jombang, Blogger Indonesia, Penulis Lepas, dan Guru TPQ. Ingin tahu lebih lanjut? Follow me at Twitter @agussiswoyo. Matur nuwun!
This entry was posted in Obyek Wisata and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

5 Responses to Makam Mbah Kuning Dan Pepunden Taman Mini Indonesia Indah

  1. Santoso Ngalam says:

    gag sangka ada kuburan di TMII. Indonesia banget yah… :)

  2. blog bisnis online says:

    TMII kan buatan Pak Harto. Wajar saja kalau pelihara makhluk halus.

Leave a Reply