Skandal Pelecehan Seksual Terhadap Anak-anak di Universitas Penn State

Foto Joe Paterno - Pelaku Skandal Pelecehan Seksual Terhadap Anak-anak di Universitas Penn State

Foto Joe Paterno - Pelaku Skandal Pelecehan Seksual Terhadap Anak-anak di Universitas Penn State

Pada 12 November 2011 lalu VOA Indonesia melaporkan bahwa media di Amerika Serikat sedang didominasi oleh pemberitaan mengenai skandal pelecehan seksual yang terjadi kepada delapan anak-anak di Univeristas Penn State. Kejahatan seksual anak-anak ini muncul ke permukaan setelah beberapa anak-anak dan orang tuanya melaporkan Gerald Sandusky ke kepolisian setempat atas tuduhan pencabulan terhadap anak-anak selama lima tahun berlatih di klub sepakbola Penn State University. Kontan berita ini menampar wajah dunia pendidikan Amerika yang mengklaim diri sebagai negara demokrasi yang menghormati hak-hak asasi setiap warganya.

Gerald Sandusky adalah mantan asisten pelatih sepakbola Penn State University dan bertugas menggalang dana amal untuk membantu anak-anak mengembangkan potensi diri di bidang olahraga sepakbola. Selama menjabat sebagai asisten pelatih, Sandusky diduga telah melakukan pemerkosaan terhadap delapan bocah laki-laki yang dibinanya. Jika memang benar demikian, maka hal ini semakin memperkuat fakta bahwa budaya homoseksualitas saat ini tengah berkembang di pelatihan klub sepakbola di Amerika Serikat. Tidak mengherankan jika salah satu advertiser di Perancis menyindir hal ini dengan memasang foto Presiden Obama sedang berciuman mesra dengan presiden laki-laki dari negara lain.

Akibat laporan tersebut Sandusky ditangkap polisi dan dikenai pasal berlapis tentang kejahatan seksual terhadap anak di bawah umur dan penyalahgunaan wewenang dan jabatan untuk melakukan tindakan kriminalitas. Pengacara Sandusky sendiri menolak tuduhan tersebut dan berkilah bahwa masyarakat dan media massa di Amerika Serikat telah mengadili Gerald Sandusky secara sepihak. Kasus ini menjadi begitu krusial dibahas disaat sejumlah pihak menengarai pelecehan seksual bukan hanya terjadi di lembaga akademis, tetapi juga pada gereja-gereka Katolik yang menjadi pusat kegiatan keagamaan di negara sekuler tersebut.

Pihak Penn State University merespons penangkapan Gerald Sandusky dengan melakukan pemecatan terhadap pelatih sepakbola saat ini, Joe Paterno. Joe Paterno adalah mantan atasan Gerald Sandusky saat menjadi asisten pelatih dan mereka terlibat kerjasama dalam memajukan klub sepakbola salah satu universitas terkenal di Amerika tersebut. Joe Paterno merupakan pelatih sepakbola legendaris di Amerika dan tetap melatih hingga usianya yang saat ini menginjak 84 tahun sampai akhirnya jabatan tersebut dicopot pihak universitas. Selain Paterno, sejumlah pejabat terkait juga dipecat akibat dianggap lalai dan ikut mendukung tindakan kriminalitas yang dilakukan Sandusky.

Dewan Pengawas Penn State University bertindak cepat terhadap kasus yang terus bergulir saat ini. Mereka membentuk badan khusus yang akan mengusut kejahatan seksual anak-anak yang menjadikan nama universitas tersebut tercemar. Kasus pemerkosaan pada 8 bocah laki-laki ini diduga terjadi pada tahun 2002 lalu. Paterno sendiri mengetahu bahwa Sandusky telah melakukan pemerkosaan terhadap sejumlah bocah laki-laki dan segera melaporkan kepada atasannya. Meski begitu, Paterno tidak meneruskan laporan tersebut ke pihak kepolisian negara bagian Pennsylvania sehingga dianggap bersalah.

Skandal paedhofilia Sandusky ini mengancam berkurangnya pendapatan Penn State University dari sektor olahraga sepakbola seperti telah berlangsung selama ini. VOA Indonesia menyebutkan bahwa sepakbola turut memberikan kontribusi keuntungan bagi universitas tersebut sebesar 50 juta dollar per tahun. Kasus pelecehan seksual terhadap anak-anak ini akan terus diusut kepolisian Pennsylvania dan patut kita tunggu hasil akhirnya. Apakah Amerika Serikat benar-benar memiliki itikad baik dalam membangun citra sebagai negara demokrasi yang melindungi hak asasi warganya? Atau kasus ini akan menguap begitu saja dan akan disusul hadirnya skandal-skandal lain akibat berkembangnya budaya homoseksualitas dalam lingkungan akademis? Let see!

About Agus Siswoyo

Warga Tebuireng, Blogger Indonesia, Penulis Lepas, Peduli Yatim, dan Guru TPQ. Ingin tahu lebih lanjut? Follow me at Twitter @agussiswoyo.
This entry was posted in Pendidikan dan Keluarga and tagged , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

One Response to Skandal Pelecehan Seksual Terhadap Anak-anak di Universitas Penn State

  1. Numpang Komen, thanks Gan buat Tipsnya udah browsing kesana sini akhirnya dapet juga… salam kenal dari Blogger Indonesia mampirlah ke Blog saya itung-itung dapet temen baru….Sukses selalu

Comments are closed.