Godaan Setan Dalam Perkara Kebatinan Kaum Majusi

Gambar Ilustrasi Pejuang Agama Islam

Gambar Ilustrasi Pejuang Agama Islam

Menurut keterangan Asy-Syaikh Ibnul Jauzi, bahwa kaum kebatinan merupakan suatu golongan yang tersendiri. Kelompok ini bertujuan hendak meloloskan diri dari agama Islam dengan menciptakan paham yang bukan-bukan dan sangat bertentangan dengan ajaran Islam. Lalu syetan menggunakan kesempatan ini. Dihiasinya dan dibagusnya usaha mereka itu, sehingga timbul bermacam-macam golongan pula.

Kelompok tersebut asalnya terdiri dari golongan kaum Majusiyah, Watsaniyah, Mulhidin dan ahli-ahli falsafah. Mereka mengatur cara meringankan tekanan dari kaum muslimin, sehingga tidak dapat menampakkan keyakinannya yang sebenarnya.

Misalnya mereka ingkar kepada Allah, mendustakan Rasul, tidak percaya adanya hari kebangkitan. Mereka berpandangan Rasul-rasul itu berdusta dan mereka membuat kesamaran kepada manusia antara hak dan bathil, antara kebenaran dan kebohongan.

Mereka telah melihat pula bahwa pengaruh Nabi Muhammad SAW telah amat luas. Mereka merasa lemah untuk menghadapi pengaruh Nabi ketika memasuki kota-kota penting di dunia. Satu-satunya jalan adalah dengan mengacaukan dari dalam. Mereka memasuki golongan yang dekat hubungannya dengan Nabi Muhammad, yaitu kaum Rafidhah.

Kelompok Kebatinan Merusak Syariat Islam

Kelompok kebatinan ini kemudian menampakkan perasaan sedih karena merasa teraniaya oleh khalifah-khalifah yang bukan keturunan Nabi Muhammad. Melalui cara ini mereka bisa mencela, menghina dan memaki sahabat-sahabat Nabi yang menyampaikan agama Islam kepada mereka. Begitulah rencana kaum kebatinan.

Kemudian mereka membuat rencana selanjutnya dengan cara menciptakan keragu-raguan kepada kaum muslimin. Keraguan ditumbuhkan dengan menyebarkan paham kebatinan. Mereka mengatakan bahwa yang tampak dikerjakan oleh kaum muslimin dalam i’tikad, ibadah dan lain-lainnya itu adalah zahirnya atau kulitnya agama Islam. Di balik itu ada rahasia-rahasia dan batinnya Islam. Maka dari sinilah mereka memasukkan paham Majusi, Mulhid dan Kafir.

Usaha mereka yang gagal adalah mencari orang yang mau dan dapat diangkat menjadi imam, yaitu pemimpin atau kepala negara yang masih memiliki hubungan keturunan dengan Nabi Muhammad SAW. Demikian setan menggunakan kelompok Majusi untuk menyesatkan beribu-ribu umat Islam di dunia. Semoga tulisan ini bisa menambah wawasan dan kaum Majusiyah Anda.

About Agus Siswoyo

Warga Jombang, Blogger Indonesia, Penulis Lepas, dan Guru TPQ. Ingin tahu lebih lanjut? Follow me at Twitter @agussiswoyo. Matur nuwun!
This entry was posted in Islam, Realigi, Sejarah Budaya and tagged , , , . Bookmark the permalink.