Nabi Isa Memerangi Pengikut Dajjal Yang Tersisa Di Muka Bumi

Dalam artikel terdahulu telah diceritakan bahwa Nabi Isa dan Imam Mahdi telah menumpas Dajjal di Palestina. Dengan tewasnya Dajjal bukan berarti segala angkara murka telah lenyap di muka bumi. Nabi Isa menyadari bahwa tugas untuk menegakkan syariat Islam masih begitu panjang. Hal ini disebabkan karena pengikut Dajjal masih tersisa dimana-mana.

Orang-orang kafir, munafik, Yahudi dan Nasrani harus dimusnahkan jika mereka menolak syariat Islam. Oleh karena itu Nabi Isa as tidak berpangku tangan. Dia juga melakukan perang sabil sebagaimana yang dilakukan oleh Imam Mahdi. Dalam perjuangannya, Nabi Isa dibantu oleh orang-orang mukmin, para jin, dan malaikat. Mula-mula Nabi Isa berhadapan dengan orang-orang kafir di Palestina.

Dalam pertempuran tersebut, orang-orang kafir, Yahudi, dan Nasrani sangat gigih melawan Nabi Isa. Mereka tidak rela jika Pemerintahan Islam jaya dan kembali bangkit di atas permukaan bumi. Mereka tidak terima bahwa Tuhannya yang bernama Dajjal telah tewas di tangan Nabi Isa. Namun pertempuran tersebut dapat dimenangkan oleh Nabi Isa dengan mudah.

Usai pertempuran, kaum mukmin merasa bersyukur dan bergembira atas kemenangan mereka. Nabi Nabi Isa memperingatkan agar umat mukmin tidak bergembira dulu dan merasa telah membasmi musuh-musuh Islam. Nabi Isa menyatakan bahwa masih banyak musuh umat mukmin yang tidak terdeteksi.

Gambar Dajjal - Pengalaman Tamim Ad Dari Bertemu Dajjal

Gambar Dajjal - Pengalaman Tamim Ad Dari Bertemu Dajjal

Nabi Isa Melawan Orang-orang Munafik

Nabi Isa mengatakan bahwa musuh yang tidak terdeteksi tersebut adalah orang-orang munafik. Mereka itu tidak mudah diketahui karena tidak nyata-nyata menentang Islam. Mereka sangat licik dan menyusup ke pihak yang menang. Bisa saja musuh umat mukmin itu berada di samping kita. Bisa teman atau saudara sendiri.

Orang-orang munafik memang susah ditebak, apakah dia kawan atau lawan. Karena di hadapan Nabi Isa mereka berpura-pura sebagai orang salih. Tetapi diam-diam mereka tetap mengingkari Allah sebagai Tuhan. Mereka tetap mengakui Dajjal sebagai Tuhannya. Jika orang-orang shalih terlena, mereka tak segan-segan menikam dari belakang.

Namun dalam peperangan itu, Nabi Isa mendapat petunjuk dari Allah. Orang-orang munafik tidak bisa menyembunyikan dirinya maupun menyembunyikan hatinya. Kemana saja mereka pergi dan berlindung, Nabi Isa dan orang-orang shalih mengetahuinya. Sebab batu, pohon, gedung dan gua, semuanya bisa berbicara dan memberitahukan kepada Nabi Isa bahwa dirinya dijadikan tempat berlindung oleh orang-orang munafik.

Hal ini diterangkan dalam hadist riwayat Bukhari dan Muslim, bahwa Rasulullah SAW bersabda:

“Kiamat tidak akan terjadi sehingga kaum muslimin berperang melawan Yahudi sehingga kaum Yahudi bersembunyi di balik batu dan pepohonan. Maka berkatalah batu dan pepohonan itu (memberitahu orang muslimin): Wahai orang Islam, disini ada orang Yahudi (munafik dan kafir) bersembunyi di belakangku, kemarilah, dan bunuhlah dia…”

About Agus Siswoyo

Warga Tebuireng, Blogger Indonesia, Penulis Lepas, Peduli Yatim, dan Guru TPQ. Ingin tahu lebih lanjut? Follow me at Twitter @agussiswoyo.
This entry was posted in Realigi and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

7 Responses to Nabi Isa Memerangi Pengikut Dajjal Yang Tersisa Di Muka Bumi

  1. Pingback: Nabi Isa Memimpin Umat Mukmin Mencapai Kejayaan | The Jombang Taste

  2. hosni says:

    ya emang banyak dajjal yg belum di basmi..
    seperti tentara AS yang membakar al-quran..
    mudah2n allah memberikan azab kepada orang2 yg menentang kebenaran..

  3. hosni says:

    ya emang banyak dajjal yang belum di basmi..
    mudah2n allah swt melaknat kepada orang2 yg menentang kebenaran.

  4. azlina binti ahmad says:

    Ada 7 ciri-ciri Nabi Isa yang mesti diketahui oleh semua manusia pada akhir zaman. Sekiranya ingin tahu hubungi saya atau temui saya di bumi bertuah Melaka, Malaysia kerana saya mengetahui ciri-cirinya dan saya sudah mempelajari ilmu daripadanya.

  5. azlina binti ahmad says:

    dajjal ialah kefahaman yang bertentangan dengan kehendak Allah yang dipunyai oleh setiap individu walaupun mereka beragama termasuk penganut agama Islam. Dajjal juga dilakukan oleh ahli kitab taurat, zabur, injil dan alquran serta kitab2 suhud namun menyalahi kefahaman sebenar yang telah disampaikan oleh Nabi Muhammad.Dajjal juga ialah idealogi moden dan sains yang akan menolak mukjizat kenabian sehingga dajjal akan menolak mukjizat Nabi Isa pada akhir zaman. Kerana itulah hanya Nabi Isa yang mengenali dajjal seperti yang dikatakan oleh Nabi Muhammad.

  6. azlina binti ahmad says:

    dajjal berbagai-bagai termasuklah melakukan ibadat secara ikut-ikutan tanpa hala tuju dan dajjal juga ialah budaya akhlak yang lemah dan berimankan kuasa, pangkat, kedudukan dan nama serta populariti bertentangan dengan kehendak tuhan.

  7. azlina binti ahmad says:

    dajjal wujud dalam penulisan dan pembacaan ilmu yang disampaikan termasuklah ilmu sains, matematik, sejarah, ilmu alam,perubatan, teknologi, elektrikal, elektronik, makanikal, muzik dan sebagainya.Semakin bertamadun manusia, semakin besar dajjal menguasai manusia. Dajjal juga bergelar tuhan batil . Tuhan mencipta dajjal dan tuhan juga merawat dajjal. Dajjal adalah ujian untuk manusia. Nabi Isa ialah wakil tuhan untuk membunuh dajjal. Nabi Isa ialah makhluk tetapi dajjal bukan makhluk namun ia adalah kuasa pengamal dan kefahaman yang disangka benar tetapi sebenarnya salah dan sesat.

Comments are closed.