Sejarah Kerajaan Tarumanegara Beserta Letak, Raja, Prasasti dan Bukti Sejarah

Sejarah Kerajaan Tarumanegara Beserta Letak, Raja, Prasasti dan Bukti Sejarah

Sejarah Kerajaan Tarumanegara Beserta Letak, Raja, Prasasti dan Bukti Sejarah

Apa kabar sobat blogger Indonesia? Pada artikel kali ini kita akan membahas sejarah kerajaan Tarumanegara. Dimanakah lokasi kerajaan Tarumanegara? Siapakah raja Tarumanegara? Dan bukti sejarah apa saja yang bisa kita pakai untuk menelusuri sejarah perkembangan kerajaan Tarumanegara?

Letak Kerajaan Tarumanegara

Kerajaan Tarumanegara merupakan kerajaan Hindu pertama di Pulau Jawa. Kerajaan Tarumanegara berdiri pada abad 5 Masehi atau sekitar tahun 400-500 Masehi. Letak Kerajaan Tarumanegara berada di sekitar Bogor, Jawa Barat.

Sejarah Kerajaan Tarumanegara Beserta Letak, Raja, Prasasti dan Bukti Sejarah

Sejarah Kerajaan Tarumanegara Beserta Letak, Raja, Prasasti dan Bukti Sejarah

Sumber dan bukti sejarah Kerajaan Tarumanegara

Keberadaan tentang Kerajaan Tarumanegara dapat diketahui dari sumber-sumber prasasti dan berita China.

1. Prasasti Kerajaan Tarumanegara

Ditemukan tujuh buah prasasti yang memberitakan tentang keberadaan Kerajaan Tarumanegara. Prasasti tersebut tertulis dalam bahasa Sanskerta dan berhuruf Pallawa serta berbentuk syair. Tujuh prasasti mengenai Kerajaan Tarumanegara adalah sebagai berikut:

  • Prasasti Ciaruteun ditemukan di dekat Muara Cisadane, Bogor. Prasasti ini berisi tentang telapak kaki Raja Purnawarman yang digambarkan sebagai telapak kaki Dewa Wisnu.
  • Prasasti Tugu ditemukan di daerah Tugu, Cilincing, Jakarta. Prasasti ini menyebutkan bahwa Raja Purnawarman memerintahkan penggalian saluran air sepanjang 6.112 tombak, sekitar 11 km, yang disebut Sungai Gomati. Penggalian saluran ini selesai dalam waktu 21 hari. Setelah selesai penggalian diadakan upacara selamatan dimana Raja Purnawarman memberikan sedekah 1.000 ekor sapi kepada brahmana untuk kemakmuran rakyat.
  • Prasasti Kebon Kopi ditemukan di daerah Cibungbulan, Bogor. Prasasti ini berisi tentang gambar dua telapak kaki gajah Airawata, yang dikatakan sebagai gajah kendaraan Dewa Wisnu.
  • Prasasti Jambu ditemukan di Bukit Koleangkok. Prasasti ini berisi sanjungan kebesaran dan keberanian Raja Purnawarman dalam memimpin Kerajaan Tarumanegara.
  • Prasasti Lebak ditemukan di Lebak, Banten Selatan. Dalam prasasti ini terdapat pujian terhadap kebesaran dan keagungan Raja Purnawarman.
  • Prasasti Pasir Awi dan Muara Cianten, kedua prasasti ini ditemukan di sekitar kota Bogor namun belum bisa dibaca.
Sejarah Kerajaan Tarumanegara Beserta Letak, Raja, Prasasti dan Bukti Sejarah

Sejarah Kerajaan Tarumanegara Beserta Letak, Raja, Prasasti dan Bukti Sejarah

2. Berita Cina Mengenai Kerajaan Tarumanegara

Selain berasal dari tujuh buah prasasti, keberadaan Kerajaan Tarumanegara dapat diketahui dari berita Cina berikut ini.

  • Berita pada masa Dinasti Tang mengatakan bahwa di sebelah Tenggar Cina terdapat sebuah kerajaan bernama To-lo-mo. Kerajaan tersebut pernah mengirimkan utusan ke Cina sebanyak tiga kali, yaitu tahun 528, 538, dan 666 Masehi. Yang dimaksud To-lo-mo adalah Kerajaan Tarumanegara. Hal ini membuktikan bahwa telah terjadi hubungan diplomatik antara Kerajaan Tarumanegara dan Cina.
  • Berita dari pendeta Cina bernama Fa-Hien. Fa-Hien merupakan seorang pendeta Cina yang pernah singgah di Kerajaan Tarumanegara selama lima bulan pada tahun 414 Masehi. Ia mengatakan bahwa di pantai utara Pulau Jawa terdapat masyarakat yang menganut agama Hindu, Budha, dan agama rakyat (kepercayaan masyarakat yang memuja roh nenek moyang).
Sejarah Kerajaan Tarumanegara Beserta Letak, Raja, Prasasti dan Bukti Sejarah

Sejarah Kerajaan Tarumanegara Beserta Letak, Raja, Prasasti dan Bukti Sejarah

Kehidupan Sosial Ekonomi Kerajaan Tarumanegara

Berdasarkan sumber-sumber di atas diperkirakan bahwa mata pencaharian masyarakat Tarumanegara antara lain dalam bidang pertanian, peternakan, perikanan, perdagangan, perburuan binatang, dan pertambangan.

Dalam bidang pertanian dibuktikan dengan pembuatan saluran air Gomati untuk irigasi. Sedangkan peternakan yang dipelihara diantaranya sapi. Hal ini dibuktikan dengan adanya upacara dimana raja menghadiahkan 1.000 ekor sapi kepada Brahmana.

Kegiatan perikanan berupa produksi kulit penyu. Kegiatan perburuna binatang bukan hanya binatang yang diambil dagingnya, namun juga binatang yang dapat diambil cula dan gadingnya untuk diekspor seperti badak dan gajah.

Di dalam bidang pertambangan diketahui dari berita China yang mengatakan bahwa negaranya mendapatkan emas, perak, dan benda perunggu dari Tarumanegara. Wilayah Nusantara sejak dahulu kala memang dikenal sebagai salah satu penghasil emas dunia.

Semoga artikel ini bisa menjadi referensi bagi setiap penulis lepas yang mempelajari sejarah Kerajaan Tarumanegara.

About Agus Siswoyo

Warga Jombang, Blogger Indonesia, Penulis Lepas, dan Guru TPQ. Ingin tahu lebih lanjut? Follow me at Twitter @agussiswoyo. Matur nuwun!
This entry was posted in Sejarah Budaya and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply