Apakah Gus Dur Seorang Wali Allah Yang Tersembunyi?

Foto Gus Dur Semasa Masih Muda

Foto Gus Dur Semasa Masih Muda

Muhammad Yahya Al-Mustaufi menyatakan dalam sampul belakang buku Jejak Kewalian Gus Dur, Titisan Syekh Siti Jenar bahwa kewalian adalah misteri ilahi. Meski demikian, Yahya menambahkan bahwa tanda-tanda kewalian mampu dideteksi secara indrawi. Masih menurut buku Jejak Kewalian Gus Dur, Titisan Syekh Siti Jenar, seseorang tidak dapat mengatakan dirinya atau orang lain adalah wali, karena hal itu adalah salah satu bentuk penyerobotan terhadap hak cipta Tuhan.

Legitimasi perwalian tidak dapat dicapai dengan cara registrasi atau pendaftaran diri, akan tetapi murni rekomendasi dari Allah SWT dengan hak prerogatif-Nya. Demikian juga dengan sifat kewalian Gus Dur yang selama ini masih menjadi misteri. Mengapa kewalian Gus Dur menjadi misteri? Karena Gus Dur sendiri tidak pernah mendeklarasikan status tersebut semasa beliau hidup.

Gus Dur memiliki jiwa kasih sayang yang begitu tinggi terhadap semua makhluk hidup tanpa memandang sisi lain dari makhluk itu sendiri. Tentu saja sifat ini tidak dimiliki oleh semua orang. Sifat kasih sayang terhadap semua makhluk hanya dimiliki oleh para orang saleh dan orang-orang pilihan. Sifat inilah yang dalam kitab suci Al-Qur’an disebut dengan istilah rahmatan lil ‘alamin atau menyayangi semua makhluk.

Gus Dur berdakwah menggunakan metode baru. Gus Dur memiliki metode yang sangat unik, tidak seperti halnya pengajian yang diasuh oleh kebanyakan kyai. Menurut penulis buku Jejak Kewalian Gus Dur, Titisan Syekh Siti Jenar, Gus Dur lebih menekankan pendekatan komunikatif-diskutif terhadap masyarakat. Artinya, Gus Dur lebih suka berdiskusi, bertukar pikiran, menerima pendapat para jamaah, dan suka bercanda dengan akrab.

Selain itu, salah satu ciri khas yang tampak dalam perilaku Gus Dur adalah tidak menampakkan sedikitpun aura kewibawaan yang berlebihan. Terlalu jaim (jaga image) malah bisa menjauhkan seorang tokoh dari masyarakat yang seharusnya diayominya. Gus Dur justru sebaliknya, jamaah ingin sekali mendekatinya layaknya seorang anak yang ingin menghadap Bapaknya.

Lalu, bagaimana menurut pendapat Anda. Apakah Gus Dur layak disebut sebagai wali Allah yang tersembunyi? Silakan berbagi pendapat Anda di kolom komentar.

Cover Depan Buku Jejak Kewalian Gus Dur

Cover Depan Buku Jejak Kewalian Gus Dur

Cover Belakang Buku Jejak Kewalian Gus Dur

Cover Belakang Buku Jejak Kewalian Gus Dur

 

About Agus Siswoyo

Warga Tebuireng, Blogger Indonesia, Penulis Lepas, Peduli Yatim, dan Guru TPQ. Ingin tahu lebih lanjut? Follow me at Twitter @agussiswoyo.
This entry was posted in Sosial Budaya and tagged , , , . Bookmark the permalink.

One Response to Apakah Gus Dur Seorang Wali Allah Yang Tersembunyi?

  1. Pingback: Sifat Jamalullah Pada Diri Gus Dur Menjadikannya Selalu Dirindui Warga | The Jombang Taste

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>