Bukti Pemikiran Aliran Kebatinan Merusak Syariat Islam

 

Gambar Ilustrasi Pejuang Agama Islam

Gambar Ilustrasi Pejuang Agama Islam

Kaum kebatinan adalah kelompok Islam menyimpang yang tidak memiliki dasar pegangan yang kuat. Bila kita majukan sedikit saja pertanyaan kepada mereka, maka mereka tidak dapat mencari jawaban yang benar. Mereka tidak memiliki pegangan agama yang kuat sehingga setan dapat dengan mudah menjungkirbalikkan otak mereka.

Misal kita bertanya:
Tafsir atau ta’wil yang mereka katakan batin agama itu, apakah wajib disembunyikan atau dinyatakan?
Kalau mereka menjawab: wajib dinyatakan,
Maka kita bertanya: Kalau begitu mengapa Nabi Muhammad menyembunyikannya?
Dan jika mereka menjawab: wajib disembunyikan,
Maka kita bertanya: Perkara yang diwajibkan atas Rasulullah menyembunyikannya, mengapakah menjadi halal bagimu untuk menyatakannya?
Semua pertanyaan itu tidak akan bisa dijawab mereka dengan benar.

Kalau sekiranya ada perkara atau hal-hal yang disuruh sembunyikan, dan sesudah wafatnya boleh disiarkan, ini pun kalau sekiranya ada, tentu Nabi Muhammad tidak akan berpesan kepada orang yang jiwanya Majusi, ingkar dan mulhid. Tentu Nabi Muhammad akan berpesan kepada shahabat-shahabatnya yang terpercaya seperti Abu Bakar, Umar, Hudzaifah, dan lain-lain.

Islam Binasa Karena Kaum Batin dan Kaum Zhahir

Kalau begitu, tepat benar apa yang dikatakan oleh Ibnu ‘Uqil yang menyatakan bahwa Islam akan binasa diantara dua golongan: kaum batin dan kaum zhahir. Kaum batin merusak zhahirnya syariat dengan tafsir-tafsir yang mereka dakwakan, sehingga tidak ada dasar keterangannya. Tafsir tersebut menyebabkan tidak ada yang tinggal sedikitpun dalam syariat, melainkan mereka sudah membuat arti yang lainnya. Kelompok kebatinan menggugurkan wajibnya yang wajib, dan larangan yang dilarang.

Adapun kaum zhahir mereka mengambil yang nyatanya saja daripada perkara yang perlu kepada takwil. Maka mereka membawa sifat-sifat dan nama-nama Allah, menurut pendapat akal mereka saja. Yang paling benar berdiri diantara dua golongan itu yaitu kita mengambil zhahirnya, selama tidak ada dalil yang memalingkannya. Dan kita buang semua yang batin, yang tidak ada bukti dalil-dalil syariat.

Pembahasan mengenai penyimpangan ajaran kebatinan ini perlu kita ulas sampai begitu jauh karena bahaya kebatinan amat besar bagi kerusakan syariat Islam. Di tanah air kita Indonesia sudah banyak orang yang terkena pengaruh paham aliran kebatinan itu, walaupun berbeda dari asalnya. Mereka mengaku beragama Islam tetapi melakukan sembahyangnya hanya dengan niat saja. Sungguh mereka telah disesatkan oleh setan.

Semoga artikel ini bisa memberi tambahan pengetahuan Islami bagi Anda dan membantu motivasi hidup dalam menjalankan agama Islam.

About Agus Siswoyo

Warga Jombang, Blogger Indonesia, Penulis Lepas, dan Guru TPQ. Ingin tahu lebih lanjut? Follow me at Twitter @agussiswoyo. Matur nuwun!
This entry was posted in Islam, Realigi, Sejarah Budaya, Sosial Budaya and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Bukti Pemikiran Aliran Kebatinan Merusak Syariat Islam

  1. eka setiawan says:

    maaf sbelum.a klu mnurut saya penulis merupakan provokator, dia tdk tau asal usul dia apalagi nenek moyang.a tu cpa!…

  2. bahno says:

    betul sekali penulis gobloook,sepertinya dia penganut islam radikal,yang hanya bisa baca buku doang tapi tak tahu maksudnya,

Leave a Reply