Cerita Mistik: Watu Ogal Agil Bisa Bergoyang Karena Tiupan Angin

Cerita Mistik: Watu Ogal Agil Bisa Bergoyang Karena Tiupan Angin

Gambar Ilustrasi dari Cerita Mistik: Watu Ogal Agil Bisa Bergoyang Karena Tiupan Angin

Apakah Watu Ogal Agil itu? Benarkah batu ini bisa bergoyang-goyang ketika diterpa angin? Artikel kali ini bersumber dari penuturan salah satu teman yang berasal dari Rembang. Dia bercerita bahwa di desa Sidowayah, kecamatan Pancur, kabupaten Rembang, Jawa Tengah, ada sebongkah batu yang terkenal. Namanya Watu Ogal Agil. Mendengar namanya saja sudah mengingatkan saya terhadap gigi ogal agil yang mau lepas. Hehehe. Tahan dulu rasa penasaran Anda karena ada cerita mistik disini.

Watu Ogal Agil bukan hanya menceritakan keindahan alam, tapi juga menyimpan misteri dan nilai keramat. Warga setempat percaya bahwa banyaknya orang yang menyepi di tempat ini karena mereka berharap mendapatkan pusaka dari alam ghaib. Selain itu, banyaknya orang yang datang ke Watu Ogal Agil juga terdorong ingin membuktikan sendiri keajaiban batu yang sudah tersohor ini.

Batu Aneh Bisa Bergoyang Ketika Diterpa Angin

Wajar saja jika masyarakat desa Sidowayah menganggap Watu Ogal Agil memiliki kekuatan ajaib, sebab batu besar yang beratnya diperkirakan lebih dari lima ton itu tidak dapat jatuh meskipun kondisinya sangat rawan jatuh tergelincir ke bawah jika ada sedikit dorongan. Namun kenyataannya batu ini tidak dapat digulingkan, meskipun dapat digerakkan hanya dengan sedikit mendorongnya. Aneh tapi nyata.

Salah satu warga pernah berujar bahwa jangankan di dorong, diterpa angin saja batu ini sudah bisa bergoyang-goyang. Apalagi kalau dikasih suara musik dangdut Ayu Tingting, mungkin akan ikutan joget ngebor. Hahaha. #JustKidding. Karena melihat kondisi yang demikian itulah maka warga setempat menamakan Watu Ogal Agil, yang berarti kondisinya sangat kritis, ibarat telur di ujung tanduk. Sayangnya teman saya yang bercerita nggak kasih foto batu tersebut. Jadi, saya cuma bisa kasih ilustrasi saja.

Napak Tilas Perjuangan Dakwah Sunan Bonang di Tanah Jawa

Menurut cerita warga yang beredar dari mulut ke mulut, batu ini konon masih ada hubungannya dengan perjuangan Sunan Bonang dalam menyebarkan agama Islam di wilayah Rembang dan sekitarnya. Sunan Bonang adalah salah satu dari wali sembilan (wali songo) yang melakukan perjalanan mengelilingi pulau Jawa untuk tujuan syiar agama Islam.

Dikisahkan saat melakukan dakwah, Sunan Bonang terlibat pertikaian dengan orang sakti yang bernama Bracak Ngilo. Bracak Ngilo adalah pimpinan perampok yang gemar melakukan kejahatan dan menentang syiar agama Islam. Dalam adu kesaktian tersebut, Sunan Bonang pada akhirnya berhasil mengalahkan Bracak Ngilo. Namun saat kejar mengejar, mereka sampai di kawasan pegunungan Lasem, tepatnya di sebuah bukit di desa Sidowayah.

Di atas bukit itu Sunan Bonang melihat sebongkah batu besar yang bergerak-gerak dan mengira batu itu bergerak lantaran Bracak Ngilo yang bersembunyi di baliknya. Ternyata dugaan tersebut salah. Tidak ada orang lain di sekeliling batu. Jadi, batu itu bergerak karena diterpa angin. Karena merasa tertipu dan jengkel, maka Sunan Bonang berkata bahwa batu itu akan bergerak-gerak selamanya. Dan ucapan ini menjadi kenyataan sampai sekarang.

Kalau dilihat keadaan yang sebenarnya, sangat mungkin Watu Ogal Agil akan segera hilang wujudnya dan cerita mistik yang menyelimuti pun akan ikut sirna. Tinggal menunggu waktu saja karena sedikit demi sedikit tebing batu di bawahnya telah diambil warga setempat untuk dijadikan bahan bangunan. Apakah warga kota Rembang akan kehilangan Watu Ogal Agil karena tuntutan ekonomi? Atau justru Pemerintah setempat cukup peka untuk melakukan pelestarian obyek wisata sejarah? Mari kita tunggu cerita mistik selanjutnya.

About Agus Siswoyo

Warga Tebuireng, Blogger Indonesia, Penulis Lepas, Peduli Yatim, dan Guru TPQ. Ingin tahu lebih lanjut? Follow me at Twitter @agussiswoyo.
This entry was posted in Sosial Budaya and tagged , , , . Bookmark the permalink.

9 Responses to Cerita Mistik: Watu Ogal Agil Bisa Bergoyang Karena Tiupan Angin

  1. haryono semarang says:

    itu beneran atau rekayasa ya?

  2. Sugiono says:

    Itu Rembang sebelah mana ya?

  3. Blog Jalan-jalan says:

    Semoga obyek wisata ini tidak hilang karena keserakahan manusia.

  4. Taman Bacaan says:

    Wow, ajib ya mas.
    salam kenal.
    by : taman bacaan

  5. Susahnya hidup di Indonesia, selalu apa-apa dikasi cerita mistik. Padahal kalo mau diteliti lebih lanjut, pasti ada penjelasan yang logis dan masuk akal.

  6. asaz says:

    obyek wisata harus dikelola secara profesional supaya tetap dapat kunjungan wisatawan, dan untuk menghidupkan ekonomi masyarakat sekitar

  7. Pingback: Peninggalan Gapura dan Kuburan Gajah di Kaki Gunung Merapi | The Jombang Taste

  8. jalan2 yang menyenangkan…

Comments are closed.