Pengertian Efek Fotolistrik, Elektron Foto, Foton dan Energi Kinetik Maksimum

Pengertian Efek Fotolistrik

Pengertian Efek Fotolistrik

Semangat pagi sobat blogger Indonesia! Artikel ini akan menjelaskan pengertian efek fotolistrik, elektron foto, pengertian foton, dan energi kinetik maksimum. Semoga artikel fisika ini bisa menambah wawasan Anda dalam mendapatkan referensi penulisan tugas kuliah.

Pengertian efek fotolistrik adalah keluarnya elektron-elektron dari permukaan sebuah logam ketika logam tersebut dikenai seberkas cahaya. Elektron yang keluar disebut elektron foto. Efek fotolistrik ditemukan pertama kali oleh Hertz.

Efek ini tidak dapat dijelaskan jika cahaya dipandang sebagai gelombang. Efek ini berhasil dijelaskan dengan baik oleh Albert Einstein pada tahun 1905 dengan memandang cahaya sebagai paket-paket energi yang disebut foton, seperti yang telah dikemukakan oleh Teori Planck.

Jika berkas cahaya yang mengenai permukaan logam memiliki frekuensi f maka energi tiap foton cahaya adalah hf. Elektron-elektron di dekat permukaan logam terikat dalam struktur atom. Besar energi ikatan ini bergantung pada jenis logam (diberi notasi W0).

Pengaruh Intensitas Cahaya dan Energi Ambang

Sebagai contoh, energi ambang logam seng adalah 4,08 eV. Jika energi hf dari foton cahaya datang lebih kecil daripada energi ambang logam ( hf < W0 ) maka elektron-elektron tidak akan keluar dari permukaan logam, berapapun intensitas cahaya yang kita berikan.

Tetapi dengan mengganti cahaya yang memiliki frekuensi lebih tinggi atau mengganti dengan logam yang energi ambangnya lebih kecil, sedemikian sehingga energi foton lebih besar daripada energi ambang ( hf > W0 ) akan menyebabkan elektron-elektron keluar dari permukaan logam walaupun intensitas cahaya kecil.

Jika hf > W0 barulah intensitas cahaya akan menentukan jumlah elektron yang keluar dari permukaan logam. Makin besar intensitas cahaya, makin banyak foton yang bertumbukan dengan elektron-elektron dekat permukaan. Sebagai hasilnya, makin banyak elektron yang keluar dari permukaan logam. Ingat, satu foton hanya dapat mengeluarkan satu elektron.

Energi Kinetik Maksimum Elektron Bebas

Energi Kinetik Maksimum Elektron Bebas

Energi Kinetik Maksimum Elektron Bebas

Untuk elektron yang sangat dekat dengan permukaan logam maka begitu elektron bebas dari ikatannya, elektron bebas ini segera keluar dengan kecepatan tertentu dari permukaan.

Elektron bebas dengan keadaan seperti ini kita katakan memiliki energi kinetik maksimum. Besar energi kinetik maksimum ( diberi lambang E km ) sama dengan selisih antara energi foton hf dengan energi ambang W0. Dengan demikian persamaan yang berlaku bagi efek fotolistrik adalah:

E km = hf – W0

Keterangan:

m = massa elektron (kg)
V m = kelajuan maksimum elektron keluar dari permukaan (m/s)
f = frekuensi foton cahaya (Hz)
Lambda = panjang gelombang foton (m)
f 0 = frekuensi ambang logam

Semoga artikel ini bisa berguna untuk Anda. Selamat belajar! :)

About Agus Siswoyo

Warga Tebuireng, Blogger Indonesia, Penulis Lepas, Peduli Yatim, dan Guru TPQ. Ingin tahu lebih lanjut? Follow me at Twitter @agussiswoyo.
This entry was posted in Fisika and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

One Response to Pengertian Efek Fotolistrik, Elektron Foto, Foton dan Energi Kinetik Maksimum

  1. Pingback: 3 Efek Fotolistrik Yang Tidak Dapat Dijelaskan Teori Gelombang Cahaya | The Jombang Taste

Comments are closed.